DETERMINAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI BAWAH KULIT PADA AKSEPTOR KELUARGA BERENCANA

Isi Artikel Utama

Wa Ode Sri Wati Lestari
Rajia
Fitriyanti Musrif

Abstrak

Latar Belakang: Pemilihan metode kontrasepsi yang tepat merupakan bagian penting dalam keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Alat Kontrasepsi Bawah Kulit (AKBK) sebagai salah satu Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) memiliki efektivitas tinggi, namun cakupan penggunaannya masih relatif rendah dibandingkan metode kontrasepsi lainnya. Tujuan: untuk menganalisis determinan pemilihan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit pada akseptor Keluarga Berencana di wilayah kerja Puskesmas Katobengke Kota Baubau. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu akseptor KB aktif yang terdaftar pada periode Januari–Maret 2025 sebanyak 50 orang. Sampel sebanyak 50 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil : terdapat hubungan yang signifikan antara umur dan pengetahuan dengan pemilihan AKBK. Sebaliknya, tingkat pendidikan dan dukungan suami tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemilihan AKBK. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa umur dan pengetahuan merupakan determinan dalam pemilihan Alat Kontrasepsi Bawah Kulit pada akseptor KB. Peningkatan edukasi dan konseling yang berfokus pada peningkatan pengetahuan ibu diperlukan untuk meningkatkan pemanfaatan AKBK sebagai metode kontrasepsi jangka panjang.

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Abebe, M., et al. (2021). Effect of counselling on contraceptive choice. BMC Public Health, 21, 423.

Ahmed, S., Li, Q., Liu, L., & Tsui, A. O. (2021). Determinants of contraceptive use in developing countries. BMC Public Health, 21, 123.

Almalik, M. (2022). Spousal influence on LARC uptake. Journal of Reproductive Health, 19(2), 45–53.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2023). Profil keluarga berencana Indonesia 2023. BKKBN.

Badan Pusat Statistik, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, & ICF. (2022). Survei demografi dan kesehatan Indonesia 2022. BPS.

Cleland, J., et al. (2020). Contraception and maternal health outcomes. The Lancet, 396(10258), 112–125.

Fitriani, Y. (2022). Pengetahuan dan pemilihan kontrasepsi jangka panjang di Indonesia. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 55–63.

Gebrehiwot, A. G., et al. (2021). Influence of socio-demographic factors on contraceptive choice. BMC Women’s Health, 21(1), 250.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan keluarga berencana. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Strategi nasional layanan KB. Kementerian Kesehatan RI.

Martini. (2021). Determinan penggunaan kontrasepsi modern. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 120–128.

Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Ontiri, S., et al. (2021). Barriers to long-acting contraceptive uptake. BMC Women’s Health, 21, 11.

Rahmawati, D. (2023). Edukasi kesehatan dan penerimaan implan. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 25–33.

Rodriguez, M. I., et al. (2021). Safety and satisfaction with contraceptive implants. Contraception, 104(3), 234–239.

Samandari, G., et al. (2020). Counselling quality and contraceptive uptake. Health Policy and Planning, 35(4), 425–434.

Sedgh, G., et al. (2020). Barriers to contraceptive use in low- and middle-income countries. The Lancet Global Health, 8(8), e1003–e1010.

Tadele, T. T., et al. (2022). Factors associated with contraceptive use among women. Reproductive Health, 19(1), 100.

Tadesse, E. (2021). Knowledge and use of long-acting contraception. Reproductive Health, 18, 8.

United Nations Population Fund. (2023). State of world population 2023. UNFPA.

Winner, B., et al. (2020). Effectiveness of long-acting reversible contraception. New England Journal of Medicine, 382(21), 1998–2007.

World Health Organization. (2023b). Contraception: Factsheet. WHO.